Jakarta - Harapan manajer Chelsea, Jose Mourinho, agar gelandang andalannya, Eden Hazard, tak diturunkan sejak awal dalam pertandingan persahabatan Belgia melawan tamunya, Pantai Gading, Kamis dinihari, 6 Maret 2014, terkabul.
Pelatih Belgia, Marc Wilmots, memenuhi keinginan Mourinho tersebut. “Saya memonitor situasi Eden terkait dengan kebugarannya. Hal ini akan menjadi masalah untuk Piala Dunia nanti, terutama jika Chelsea terus melaju di Liga Champions. Finalnya berlangsung setelah Liga Primer dan membuat dia hanya punya sedikit waktu untuk memulihkan diri untuk (tampil di) Brasil,” kata Wiltmots.
Jadwal pertandingan ketat di Liga Primer dan Liga Champions menjadi dasar pertimbangan Wilmots untuk tidak memforsir Eden Hazard dalam pertandingan persahabatan melawan Pantai Gading, sesama peserta Piala Dunia 2014.
Wilmots tidak ingin Hazard mengalami antiklimaks di Brasil lantaran fisiknya sudah kelelahan akibat penampilan di Liga Primer dan Liga Champions. Apalagi, Hazard terhitung belum terlalu lama sembuh dari cedera.
“Saya senang untuk menerima pendapat bahwa kami tidak perlu menurunkan dia sebagai pemain starter dalam pertandingan ini,” kata Wilmots.
“Eden akan berada di bangku cadangan. Saya tidak akan menggunakannya lebih dari 20 menit,” pelatih Belgia ini menambahkan. Kabar ini tentu saja menggembirakan buat Mourinho yang ingin Chelsea terus bisa mempertahankan kepemimpinannya di klasemen Liga Primer dan menembus final Liga Champions.
Saat ini Hazard menjadi pencetak gol terbanyak Chelsea setelah sukses membobol gawang lawan di liga 12 kali. Jumlah ini enam gol lebih banyak dari peringkat kedua terproduktif di klub ini, Samuel Eto’o.

